MyLovelyBlog Download mod gta sa, sinjai blog, tips dan trik Download | Tips blogger | Tips Windows | Tutorial Uciha Gaara
Hazamazi
Tampilkan postingan dengan label agama islam. Tampilkan semua postingan

Materi agama Kelas XI SEMESTER 1 :


Materi Kelas XI

SEMESTER 1 :
-Bab 1                   KLIK DISINI
-Bab 2                   KLIK DISINI
-Bab 3                   KLIK DISINI
-Bab 4                   KLIK DISINI
-Bab 5                   KLIK DISINI
-Bab 6                   KLIK DISINI          

Materi agama Kelas X SEMESTER 1 :

Materi Kelas X

SEMESTER 1 :
-Bab 1                   KLIK DISINI
-Bab 2                   KLIK DISINI
-Bab 3                   KLIK DISINI
-Bab 4                   KLIK DISINI
-Bab 5                   KLIK DISINI
-Bab 6                   KLIK DISINI

Aplikasi Agama Download Tajwid


Aplikasi Agama

Download Tajwid
klik disini.

Landasan Teori agama islam

Landasan Teori

Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem atau prinsip kepercayaan kepada Tuhan, atau juga disebut dengan nama Dewa atau nama lainnya dengan ajaran kebhaktian dan kewajiban-kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan tersebut.
Kata "agama" berasal dari bahasa Sansekerta āgama yang berarti "tradisi".[1]. Sedangkan kata lain untuk menyatakan konsep ini adalah religi yang berasal dari bahasa Latin religio dan berakar pada kata kerja re-ligare yang berarti "mengikat kembali". Maksudnya dengan berreligi, seseorang mengikat dirinya kepada Tuhan.

Definisi

Definisi tentang agama dipilih yang sederhana dan meliputi. Artinya definisi ini diharapkan tidak terlalu sempit atau terlalu longgar tetapi dapat dikenakan kepada agama-agama yang selama ini dikenal melalui penyebutan nama-nama agama itu. Untuk itu terhadap apa yang dikenal sebagai agama-agama itu perlu dicari titik persamaannya dan titik perbedaannya.
Manusia memiliki kemampuan terbatas, kesadaran dan pengakuan akan keterbatasannnya menjadikan keyakinan bahwa ada sesuatu yang luar biasa diluar dirinya. Sesuatu yang luar biasa itu tentu berasal dari sumber yang luar biasa juga. Dan sumber yang luar biasa itu ada bermacam-macam sesuai dengan bahasa manusianya sendiri. Misal Tuhan, Dewa, God, Syang-ti, Kami-Sama dan lain-lain atau hanya menyebut sifat-Nya saja seperti Yang Maha Kuasa, Ingkang Murbeng Dumadi, De Weldadige dll.
Keyakinan ini membawa manusia untuk mencari kedekatan diri kepada Tuhan dengan cara menghambakan diri, yaitu:
  • menerima segala kepastian yang menimpa diri dan sekitarnya dan yakin berasal dari Tuhan
  • menaati segenap ketetapan, aturan, hukum dll yang diyakini berasal dari Tuhan
Dengan demikian diperoleh keterangan yang jelas, bahwa agama itu penghambaan manusia kepada Tuhannya. Dalam pengertian agama terdapat 3 unsur, ialah manusia, penghambaan dan Tuhan. Maka suatu paham atau ajaran yang mengandung ketiga unsur pokok pengertian tersebut dapat disebut agama.

Cara Beragama

Berdasarkan cara beragamanya:
  1. Tradisional, yaitu cara beragama berdasar tradisi. Cara ini mengikuti cara beragamanya nenek moyang, leluhur atau orang-orang dari angkatan sebelumnya. Pada umumnya kuat dalam beragama, sulit menerima hal-hal keagamaan yang baru atau pembaharuan. Apalagi bertukar agama, bahkan tidak ada minat. Dengan demikian kurang dalam meningkatkan ilmu amal keagamaanya.
  2. Formal, yaitu cara beragama berdasarkan formalitas yang berlaku di lingkungannya atau masyarakatnya. Cara ini biasanya mengikuti cara beragamanya orang yang berkedudukan tinggi atau punya pengaruh. Pada umumnya tidak kuat dalam beragama. Mudah mengubah cara beragamanya jika berpindah lingkungan atau masyarakat yang berbeda dengan cara beragamnya. Mudah bertukar agama jika memasuki lingkungan atau masyarakat yang lain agamanya. Mereka ada minat meningkatkan ilmu dan amal keagamaannya akan tetapi hanya mengenai hal-hal yang mudah dan nampak dalam lingkungan masyarakatnya.
  3. Rasional, yaitu cara beragama berdasarkan penggunaan rasio sebisanya. Untuk itu mereka selalu berusaha memahami dan menghayati ajaran agamanya dengan pengetahuan, ilmu dan pengamalannya. Mereka bisa berasal dari orang yang beragama secara tradisional atau formal, bahkan orang tidak beragama sekalipun.
  4. Metode Pendahulu, yaitu cara beragama berdasarkan penggunaan akal dan hati (perasaan) dibawah wahyu. Untuk itu mereka selalu berusaha memahami dan menghayati ajaran agamanya dengan ilmu, pengamalan dan penyebaran (dakwah). Mereka selalu mencari ilmu dulu kepada orang yang dianggap ahlinya dalam ilmu agama yang memegang teguh ajaran asli yang dibawa oleh utusan dari Sesembahannya semisal Nabi atau Rasul sebelum mereka mengamalkan, mendakwahkan dan bersabar (berpegang teguh) dengan itu semua.



Manfaat fungsi dan pentingnya Agama buat manusia

Jika ada pertanyaan : Manfaat fungsi dan pentingnya Agama buat manusia..?
Jawaban saya pribadi adalah: untuk menjadi lebih baik dan lebih sempurna dalam segala hal.

Agama berhubungan dengan sesuatu yang tidak bisa di buktikan secara rasioa ,yaitu yang bernama "Iman" , dan memang rasio bukan segalanya , jika manusia selalu terikat dengan rasionalitas , maka bagaimana akan mencapai yang namanya kebahagiaan dan menikmati makna dari hidup adalah sejengkal, dan manusia sendiri merupakan produk dari irasionalitas yaitu emosional (hubungan intim bapak-ibu).

Lebih lanjut tentang esensi agama : Arti agama dan Tuhan

Dari segi pragmatisme, seseorang itu menganut sesuatu agama adalah disebabkan oleh fungsinya. Bagi kebanyakan orang, agama itu berfungsi untuk menjaga kebahagiaan hidup. Tetapi dari segi sains sosial, fungsi agama mempunyai dimensi yang lain seperti apa yang diuraikan di bawah:

* Memberi pandangan dunia kepada satu-satu budaya manusia.
Agama dikatakan memberi pandangan dunia kepada manusia karena ia sentiasanya memberi penerangan kepada dunia(secara keseluruhan), dan juga kedudukan manusia di dalam dunia. Penerangan dalam masalah ini sebenarnya sulit dicapai melalui indra manusia, melainkan sedikit penerangan daripada falsafah. Contohnya, agama Islam menerangkan kepada umatnya bahwa dunia adalah ciptaan Allah(s.w.t) dan setiap manusia harus menaati Allah(s.w.t). begitu juga untuk yang beragama lain dengan kepercayaan kepada Tuhan yg di miliki.

* Menjawab pelbagai pertanyaan yang tidak mampu dijawab oleh manusia.
Sebagian pertanyaan yang sentiasa ditanya oleh manusia merupakan pertanyaan yang tidak terjawab oleh akal manusia sendiri. Contohnya pertanyaan kehidupan setelah mati, tujuan hidup, soal nasib dan sebagainya. Bagi kebanyakan manusia, pertanyaan-pertanyaan ini sangat menarik dan perlu untuk menjawabnya. Maka, agama itulah fungsinya untuk menjawab soalan-soalan ini.

* Memberi rasa kekitaan kepada sesuatu kelompok manusia.
Agama merupakan satu faktor dalam pembentukkan kelompok manusia. Ini adalah karena sistem agama menimbulkan keseragaman bukan saja kepercayaan yang sama, melainkan tingkah laku, pandangan dunia dan nilai yang sama.

* Memainkan fungsi peranan sosial.
Kebanyakan agama di dunia ini menyarankan kepada kebaikan. Dalam ajaran agama sendiri sebenarnya telah menggariskan kode etika yang wajib dilakukan oleh penganutnya. Maka ini dikatakan agama memainkan fungsi peranan sosial.

BAB II BERIMAN KEPADA ALLAH SWT

BAB II
BERIMAN
KEPADA ALLAH SWT


Adalah Allah Swt yang Maha Tinggi dan Maha Suci,
Adalah Esa tiada sekutu bagi-Nya, Tunggal tiada yang menyerupainya
Bersifat qodim tanpa awal, ajal tanpa permulaan
Hidup terus tanpa akhir abadi tanpa penghabisan
Yang memiliki sifat-sifat yang agung : yaitu :

1. Allah bersifat WUJUD artinya MAHA ADA

Benarkah Allah SWT itu ada ?
Allah SWT itu ada, terbukti dengan ada ciptaannya (MAKHLUK) karena makhluk tak mungkin mencipta sendiri, sebab asal semua mahluk tidak ada dan yang tidak ada tak mungkin bisa mencipta. Oleh karena itu pasti ada yang mencipta. Yaitu TUHAN.
Selanjutnya SIAPAKAH TUHAN ITU ?
Yang berhak, dan yang pantas disebut TUHAN hanyalah ALLAH SWT, karena yang lain yang dianggap sebagai TUHAN oleh mereka semuanya tidak memenuhi criteria sebagai TUHAN. Seperti contoh bahwa Tuhan itu harus MAHA GAGAH, KUASA, ESA, GHAIB, DZAHIR dll.
Dan yang memiliki semua itu hanyalah ALLAH SWT.

2. Allah bersifat QIDAM artinya TANPA PERMULAAN

Adanya Allah Swt tak berawal, dan tak berpermulaan, oleh Karena itu Allah tak membutuhkan kepada yang menciptakan atau melahirkan, karena hanya yang berpermulaan lah yang membutuhkan kepada yang mengadakan.

3. Allah bersifat BAQO artinya KEKAL

Allah Swt itu kekal, tak akan berpenghujung kehidupan ALLAH SWT, artinya Allah Swt tak akan meninggal dunia. Hidupnya Allah swt dapat menghidupkan yang lain, berbeda dengan hidupnya makhluk, tak seorangpun sanggup menghidupi yang lainnya.
ALLAH YANG AWAL , ALLAH YANG AKHIR
ALLAH YANG DZOHIR DAN YANG GHAIB

4. Allah bersifat Mukholapatu lilhawaditsi artinya BERBEDA

Allah swt berbeda dengan apa yang diciptakannya, Jika Allah swt sama dengan yang ada (makhluk) berarti Allah bukan Tuhan melainkan makhluk. Oleh karena itu sifat Ketuhanan Wajib MUKHOLAPATU LILHAWADITSI.

5. Allah bersifat Qiyamuhu binafsih artinya BERDIRI SENDIRI

Tak ada yang menciptakan kepada Allah swt, Tak beranak dan tak diperanakan. Hidupnya Allah terbebas dari ketergantungan atas segala sesuatu. Sebelum segala sesuatu ada, Allah sudah ada dan tak ada yang mengadakan (berdiri sendiri)

6. Allah bersifat Wahdaniyat artinya ESA

Tak ada sekutu bagi Allah Swt, tak ada yang menyerupai dan tak ada yang menyamai, apalagi melebihi-Nya.
Sistem Ketuhanan wajib ESA, jika Tuhan tidak ESA, maka ada beberapa kemungkinan yang terjadi.
Pertama, mungkin segala ciptaan tak akan berwujud, karena saling menghancurkan, akan tetapi kenyataannya tidak.
Kedua, mungkin tercipta sesuai dengan jumlah Tuhan, akan tetapi kenyataannya tidak.

Pernyataan Tuhan lebih dari satu menyalahi logika dan kodrat :
- Jika Tuhan yang satu lebih gagah dan mencipta…sedangkan Tuhan yang lain kalah dan tidak mencipta, maka Tuhan yang kalah tidak pantas disebut Tuhan…oleh karena itu Tuhan hanya SATU.
- Jika banyak Tuhan bekerjasama mencipta sesuatu, maka sesungguhnya Tuhan yang bekerjasama dalam mencipta tidak pantas disebut Tuhan, karena Tuhan tak akan pernah butuh bantuan. Oleh karena itu TUHAN hanya SATU.

7. Allah bersifat QUDROT artinya KUASA

Allah swt Maha Kuasa atas segala sesuatu :
Allah kuasa (mampu) melakukan hal-hal yang tidak mungkin menurut akal manusia.
Seperti :
Allah kuasa untuk mencipta yang sama dengan Allah itu sendiri (akan tetapi hal tersebut gtak akan terjadi, sebab ALLAH SWT berfirman tak ada yang menyamai-Nya.

Allah kuasa untuk menyatukan hak-hal yang kontradiksi (siang disatukan dengan malam, dll)

8. Allah bersifat Irodat artinya BERKEHENDAK

Dalam urusan membuat rencana (qodho) atau Taqdir, Allah Swt tidak mengalami paksaan dari pihak manapun, termasuk keadaan yang memaksanya.
Maha suci Allah dari Interfensi siapa saja.

9. Allah bersifat Ilmu artinya MAHA MENGETAHUI

Allah maha mengetahui. Ilmu Allah sangat luas dan tak ada satupun makhluk yang menyamai-Nya.
Bahkan Allah swt mengetahui hal yang lahir dan yang ghaib seluruhnya, termasuk mengetahui JALANNYA SEMUT HITAM diatas batu hitam DITENGAH MALAM YANG KELAM.

Allah Swt mengetahui : sebutir debu yang melayang di angkasa raya tanpa cahaya.
Allah mengetahui segala gerakan makhluk, termasuk gerakan hati makhluknya.
Tak ada yang terlepas dari pengetahuan Allah walaupun satu atau sekejap saja.

10. Allah bersifat Hayat artinya HIDUP

Jika Allah tak hidup, maka tak akan ada yang menghidupi makhluknya.
Akan tetapi hidupnya Allah swt berbeda dengan makhluknya, bukan dengan nyawa dll.

11. Allah bersifat Sama artinya MENDENGAR

Tak ada satu suara pun yang keluar dari pendengaran Allah swt, termasuk suara hati makhluk, akan tetapi Allah Swt mendengar tanpa telinga seperti menampar tanpa tangan dan melihat tanpa mata, seperti manusia.

12. Allah bersifat Bashor artinya MELIHAT

Juga Allah maha melihat, tak ada satu gerakanpun, tak ada satu makhlukpun yang terhindar dari penglihatan Allah Swt, Allah melihat bukan dengan mata seperti manusia, akan tetapi dengan cara yang berbeda yang kita belum diberitahukan oleh Allah swt.

13. Allah bersifat Kalam artinya MAHA BERBICARA

Maha berfirman bagi Allah swt. Seperti Firman Allah secara langsung kepada nabi Musa as. Akan tetapi Allah berkata tanpa suara berbicara tanpa kata-kata, akan tetapi sangat memahami bagi pendengar-Nya. Tak tentu arah dari mana asal suara tersebut dan kemana berlalunya arah suara tersebut.

BAB I IKHLAS DALAM BERIBADAH


BAB I
IKHLAS DALAM BERIBADAH


Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam agama yang lurus , dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. ( QS.

IBADAH
WAJIB ITTIBA BIRROSUL
(Mencontoh apa yang RASUL contohkan)

Istilah lain bagi seseorang yang beribadah tanpa mencontoh Rasul Muhammad saw adalah BID'AH. Mereka menambah ibadah dari yang aslinya, atau mereka menguranginya atau bahkan membuat Ritual sendiri.

Kesalahan apa yang telah diperbuat oleh orang Yahudi dan Kristen (Nasrani)? sehingga ibadah mereka di tolak oleh Allah SWT.
Mereka melakukan IBADAH tidak dengan syariat (contoh) Nabi Muhammad SAW melainkan masih mencontoh Nabi Musa as dan Nabi Isa as, padahal sudah kedeluarsa.

Maka lebih PARAH sifatnya bagi orang Islam yang beribadah tidak sesuai dengan contoh rasul. Karena masih mendingan orang kristen dan Yahudi beribadah dengan mencontoh seorang Nabi walaupun pasti ditolak, sedangkan orang islam hanya sekedar mencontoh KIAYI atau ustad atau Syeh, padahal mereka jauh tingkatannya dari seorang Nabi.

Perlu diingat :
Apabila seseorang beribadah dengan ritual sendiri, menambah atau mengurangi dari yang aslinya, maka berarti mereka telah :
1. Mengangap ajaran Islam belum sempurna
2. Menganggap Nabi Muhammad Saw tidak mengetahui tata cara ibadah yang lebih baik.
3. Menganggap Nabi Muhammad Saw bodoh dan kurang teliti, sehingga mengajarkan cara
beribadah tidak lengkap.
4. Ibadahnya akan ditolak
5. Tempat kembalinya ke Neraka.


Contoh mengada-ada (Bid'ah)
SHALAT DENGAN BERBAHASA SELAIN ARAB
MEREKA BERALASAN :
1. Perasaan akan lebih memahami ( mantap ) KHUSU ketika shalat dg bahasa sendiri
2. Dapat dimengerti oleh orang tersebut dan Dapat menghasilkan nilai arti shalat
dalam kehidupan sehari-hari
3. Pengertiannya sama saja BHS selain arab maupun dengan bhs arab.
4. Tak ada dalil yang melarang shalat dengan bahasa selain arab. 

PADAHAL :
1. Perasaan setiap orang berbeda tidak semua orang akan lebih khusu ketika shalat
dengan bahasa sendiri bahkan ada yang lebih khusu dengan bahasa arab
JIKA BERAGAMA HANYA DENGAN MENGANDALKAN PERASAAN maka AKAN TERJADI BERMACAM-MACAM
cara dalam beribadah menurut perasaan masing-masing.
2. Mengerti apa yang dibaca..tidak harus hanya dengan berbahasa sendiri, dengan
bahasa lain-pun kalau sudah dimengerti pasti akan dipahami.
3. Walau terjemahannya sama antara bahasa arab dan selainnya, akan tetapi shalat
itu tidak boleh dicampuri dengan bahasa MANUSIA. Rasulpun selalu tetap dalam
melakukan ritual shalatnya tidak berubah-ubah.
4. Alasan No.4 ini adalah alasan yang salah yang keluar dari orang yang stupid,
karena untuk ibadah bukan dicari yang MELARANG tapi dicari YANG MENYURUH

Kalau dalam urusan makanan : dicari YANG MENGHARAMKAN tidak dicari YANG MENGHALAL
KAN

KESIMPULAN :
JAUHI RITUAL IBADAH DENGAN CARA MENAMBAH ATAU MENGURANGI ATAU MEMBUAT SENDIRI DARI
APA YANG TELAH DICONTOHKAN RASULULLAH SAW, HANYA DENGAN ALASAN PERASAAN, AKAL DAN
KEINGINAN ATAU NAFSU SENDIRI. AKAN TETAPI BERIBADAHLAH DENGAN DALIL, KALAU TIDAK ADA DALIL NYA JANGAN DILAKUKAN KARENA HAL TERSEBUT DINAMAKAN BID'AH ( tempat kembalinya
ke neraka)

IBADAH
WAJIB IKHLAS
( Hanya karena Allah Saja )

1. Pengertian ikhlas :
Ikhlas adalah hanya karena Allah Swt SAJA, bukan RIDHO
kalau kita ibadah karena Allah dan karena yang lain, maka hal tersebut bukan
KEIKHLASAN akan tetapi MUSYRIK.

2. Kebalikan ikhlas adalah Musyrik dalam ibadah
- Seperti RIYA ( ingin dilihat )Karena Allah Swt telah di serikatkan dengan yg lain
- Dengan tujuan dunia ( agar ….. di dunia )
a. Puasa untuk kekebalan
b. Al-qur’an untuk pellet, agar laku dagang, dll
c. Sembelih untuk penjagaan rumah
d. Sesajen agar panen banyak
e. Mencukur rambut gimbal
f. Menabur makanan di gunung bromo dll…..

CATATAN :
Kesalahan terbesar orang YAHUDI dan KRISTEN adalah beribadah nya KARENA ALLAH dan KARENA YESUS atau karena LATTA, UZZA Dan MANAT, berarti mereka telah MEMUSYRIK-KAN
ALLAH dengan YESUS, LATTA, UZZA, dan MANAT.

Akan tetapi
UMAT ISLAM pun banyak yang beribadah karena ALLAH dan SELAIN-NYA. Seperti contoh di
atas.
Ibadah (puasa) untuk kekebalan, al-qur'an untuk PELET, SEMBELIHAN untuk makhluk halus
Sesajen agar padi berkah, mencukur rambut gimbal agar selamat dari gangguan zin dll.
BERARTI :
tak berbeda dengan orang YAHUDI dan NASRANI, yang telah beribadah selain karena ALLAH juga KARENA YG LAIN.
-----------------------------------------------------------------------------------
HQ Blogger Templates